Fakta Tragis: Bocah SD Bunuh Diri di NTT

by -44 Views

Kepolisian mengungkap perkembangan terbaru terkait kematian tragis seorang anak berusia 10 tahun di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menariknya, polisi memastikan bahwa kejadian tersebut tidak terkait dengan permintaan alat tulis seperti yang sebelumnya diperbincangkan oleh publik. Menurut Kapolres Ngada, Andrey Valentino, hasil penyelidikan lapangan menunjukkan bahwa korban mengalami tekanan psikologis akibat sering mendapat nasihat dari orang tuanya terkait absennya dari sekolah karena alasan sakit.

Valentino menjelaskan bahwa malam sebelum kejadian tragis tersebut, orang tua korban kembali menasihati agar tidak bermain di hujan dengan harapan agar tidak sakit dan tidak absen sekolah. Meskipun tidak ditemukan unsur kekerasan dalam peristiwa itu dan hasil visum menunjukkan hal yang sama, polisi terus melakukan penyelidikan tidak hanya dari segi apa yang ditemukan, tetapi juga faktor-faktor penyebabnya.

Selain itu, latar belakang keluarga korban juga dinilai cukup kompleks, dengan situasi ekonomi yang memprihatinkan dan kondisi keluarga yang tidak utuh. YRB, anak dari pernikahan ketiga ibunya, tinggal bersama neneknya karena ibunya tidak lagi bersama dengan ayah biologisnya sejak kehamilan. Dengan situasi rumah tangga dan kehidupan keluarga yang berbeda-beda, kejadian ini menjadi pelajaran yang menyedihkan.

Source link