Ubedilah Badrun, seorang pengamat politik dan akademisi di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), tengah dalam sorotan setelah pernyataan kontroversialnya mengenai “beban bangsa”. Laporan terhadapnya diajukan oleh Koordinator Pemuda Garda Nusantara, Rangga Kurnia Septian (RKP), dan diterima oleh Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/2560/IV/2026/SPKT/Polda Metro Jaya pada 13 April 2026. Polisi telah mengonfirmasi penerimaan laporan tersebut.
Peristiwa ini terkait dengan pernyataan Ubedilah dalam sebuah podcast di kanal YouTube Forum Keadilan TV pada 6 April 2026 di mana ia menyebut duet kepemimpinan Pemerintah sebagai beban bagi bangsa Indonesia. Akibat pernyataannya tersebut, Ubedilah dilaporkan atas dugaan ujaran kebencian melalui media elektronik. Kasus ini tengah diselidiki oleh Polda Metro Jaya untuk menelaah unsur pidana dalam pernyataan yang dilaporkan tersebut.
Habiburokhman juga turut angkat suara terkait kritik terhadap Presiden Prabowo Subianto yang bersifat membangun. Namun, ia menyoroti bahwa tak sedikit pengamat yang mengkritik ke arah yang merusak. Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya kehati-hatian dalam memberikan pendapat, terutama dalam konteks publikasi di media elektronik.





