Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam: Keluarganya Masuk Desa 2

by -62 Views

Aksi Main Hakim Sendiri di Bali Merenggut Nyawa Seorang Warga

Pada Selasa, 28 Juli 2026, aksi main hakim sendiri yang menewaskan seorang warga Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Tabanan, Bali, telah mengundang perhatian luas. Korban berinisial KD tewas setelah dikeroyok massa karena kedapatan mencuri ayam di Desa Batuya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

Kondisi Ekonomi Korban dan Tanggapan Kepala Desa

Setelah insiden meninggalnya KD, banyak pihak mulai mencari tahu tentang kondisi ekonomi korban. Menurut Kepala Desa Sidetapa, Made Sutama, keluarga KD termasuk dalam desil 2, kelompok masyarakat kategori miskin atau dalam tingkat kesejahteraan sosial terbawah 10 persen hingga 20 persen secara nasional.

“Keluarga yang meninggal ini termasuk desil 2, kategori orang miskin,” ujar Made Sutama dalam program Apa Kabar Indonesia TVOne.

Sutama juga menyampaikan bahwa KD hanyalah seorang buruh serabutan. Meskipun demikian, ia dikenal sebagai individu yang pendiam dan tidak menciptakan masalah di lingkungan tempat tinggalnya.

Harapan Keluarga dan Penegakan Hukum

Sutama juga mengungkapkan harapan keluarga korban setelah insiden tragis yang menimpa KD. Mereka berharap pelaku pengeroyokan dapat dihukum sesuai dengan perbuatannya.

“Harapan keluarga dalam penyelesaian kasus ini adalah agar penegak hukum sungguh-sungguh dan tegas dalam menyelidiki kasus yang menimpa keluarganya ini, sehingga pelaku dapat dihukum sesuai aturan hukum yang berlaku,” jelas Sutama.

Insiden memilukan yang menewaskan pria berinisial KD terjadi di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, sekitar pukul 01.30 WITA. KD terpergok mencuri ayam milik I Wayan Adi Suteja, yang kemudian menyebabkan aksi pengeroyokan fatal oleh warga setempat.

Aparat kepolisian pun segera tiba di lokasi perkara pada pukul 02.00 WITA setelah menerima laporan insiden tersebut.

Source link