Wakil Menteri Ketenagakerjaan periode 2024-2025, Immanuel (Noel) Ebenezer Gerungan, mengungkapkan bahwa dirinya tidak diperbolehkan untuk memberikan komentar terkait kasus dugaan pemerasan yang melibatkan partai politik dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Hal ini merupakan arahan dari sosok yang sangat ia hargai. Noel mengungkapkan bahwa elite tersebut perlu untuk tenang terlebih dahulu sebelum memberikan komentar. Sebelumnya, Noel sempat merujuk partai yang dimaksud dengan memiliki huruf “K” dalam namanya dan disebut menerima aliran dana dari kasus tersebut. Namun, Noel mengaku harus menunggu fakta persidangan sebelum memberikan komentar lebih lanjut.
Dalam proses sidang, Noel didakwa melakukan pemerasan terhadap pemohon sertifikasi K3 dengan nilai yang cukup besar serta menerima gratifikasi. Bersama dengan 10 terdakwa lainnya, Noel dituduh melakukan pemerasan senilai Rp6,52 miliar. Pemerasan tersebut dilakukan untuk keuntungan pribadi masing-masing terdakwa. Secara rinci, Noel diduga diuntungkan sebesar Rp70 juta, dengan terdakwa lainnya menerima jumlah yang berbeda. Demikianlah perkembangan terkait kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 yang sedang disidangkan.





