**Pemerintah Siapkan Anggaran Buka Lahan Tanpa Membakar**

by -60 Views

Pemerintah menyiapkan anggaran khusus untuk membantu masyarakat membuka lahan tanpa membakar. Kebijakan ini diarahkan untuk menekan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang dinilai menimbulkan kerugian lebih besar jika penanganannya dilakukan setelah kebakaran terjadi.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, masyarakat yang membutuhkan alat berat untuk membuka lahan diminta melapor kepada aparat. Pemerintah, kata dia, akan membantu kebutuhan tersebut melalui anggaran yang disiapkan secara khusus.

“Presiden sudah perintah juga, jika rakyat mau buka lahan, butuh alat berat, lebih baik lapor ke aparat, nanti dibantu, dan kita siapkan anggaran khusus,” kata Prasetyo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Mitigasi melibatkan sejumlah ahli

Menurut Prasetyo, pemerintah juga merencanakan rapat terbatas untuk membahas mitigasi karhutla. Rapat tersebut akan melibatkan sejumlah ahli dan membahas langkah pencegahan agar kebakaran tidak terus berulang setiap tahun.

“Hari ini rencana kita mau ratas mitigasi karhutla supaya tidak terus berulang setiap tahun. Semua sektor harus dimitigasi,” ujar dia.

Prasetyo menekankan bahwa pencegahan harus dilakukan sejak dari sumbernya. Salah satu langkah yang disiapkan pemerintah adalah memperkuat edukasi mengenai bahaya dan pencegahan karhutla, termasuk dengan memasukkan materi tersebut ke dalam kurikulum muatan lokal dan pendidikan agama sejak usia dini.

“Kemarin sudah kita minta masuk ke kurikulum mulok (muatan lokal). Kita minta masuk juga ke pendidikan agama sejak dini. Segala cara harus ditempuh,” kata Prasetyo.

Peralatan pemadaman disiapkan

Selain mendorong perubahan cara masyarakat membuka lahan, pemerintah menyiapkan peralatan untuk memperkuat penanganan ketika karhutla terjadi. Prasetyo menyebut pemerintah telah memesan pesawat model Beriev serta peralatan pemadaman kebakaran.

Pemerintah juga telah membeli sekitar 2.000 unit truk pemadam kebakaran pada tahun sebelumnya. Pengadaan itu kini disebut membantu memenuhi kebutuhan penanganan kebakaran di berbagai wilayah.

“Untung tahun lalu kita sudah nekat beli truck pemadam kebakaran sekitar 2.000 unit dan terbukti sekarang banyak dan dibutuhkan,” ujar Prasetyo.

Ia menegaskan, pemerintah akan menempuh berbagai cara untuk mencegah karhutla, termasuk memberikan dukungan kepada warga yang membutuhkan alat berat agar pembukaan lahan tidak dilakukan dengan cara dibakar.

“Intinya jangan buka lahan dengan bakar-bakar, kerugian kita lebih besar,” kata Prasetyo.

Source link