**Pesan Ariawan ke Ketua KWP Baru: Jaga Keutuhan Jurnalis Senayan**

by -37 Views

Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) demisioner periode 2024–2026, Ariawan, menitipkan pesan kepada Rafyq Panjaitan yang terpilih sebagai Ketua KWP periode berikutnya. Ia meminta kepengurusan baru menjadikan solidaritas anggota sebagai prioritas utama, bukan sekadar berfokus pada pelaksanaan program kerja.

Pesan tersebut disampaikan Ariawan di hadapan ratusan jurnalis dalam agenda pemilihan Ketua KWP di Wisma DPR RI, Kopo, Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/10/2026). Menurut dia, dinamika politik yang terus bergerak akan menjadi tantangan tersendiri bagi kepemimpinan KWP ke depan.

Solidaritas Jadi Tantangan Utama

Ariawan menilai tugas paling penting bagi ketua baru adalah menjaga keutuhan organisasi di tengah perbedaan latar belakang media para anggotanya. Karena itu, ia mengingatkan Rafyq agar membangun komunikasi yang intensif dengan seluruh jurnalis di lingkungan parlemen.

“Saya menitipkan amanat besar ini kepada Rafyq Pandjaitan agar senantiasa menaruh perhatian ekstra pada nilai kebersamaan serta kekompakan seluruh jurnalis di Lingkungan Parlemen,” jelas Ariawan.

Ia juga menekankan bahwa kekuatan organisasi wartawan tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya kegiatan yang digelar. Bagi Ariawan, soliditas anggota ketika menghadapi berbagai situasi di lapangan merupakan ukuran penting bagi keberadaan KWP.

“KWP hanya bisa menjadi organisasi yang disegani dan berdampak luas apabila kepemimpinan baru mampu merangkul setiap perbedaan tanpa ada kelompok yang merasa ditinggalkan,” ucap Ariawan.

Rafyq Siapkan KWP sebagai Ruang Kolaborasi

Menanggapi pesan tersebut, Rafyq menyatakan kesiapan untuk merangkul seluruh lini wartawan dan melanjutkan hal-hal positif dari kepengurusan sebelumnya. Ia menyebut keterbukaan serta kekompakan antarjurnalis Senayan akan menjadi dasar bagi kepengurusan yang dipimpinnya.

“Kami berkomitmen menjadikan KWP sebagai ruang kolaborasi yang inklusif, di mana soliditas antarjurnalis Senayan menjadi fondasi utama gerakan kami,” jelas Rafyq.

Rafyq mengatakan perubahan dan tantangan dalam dunia media modern membutuhkan konsolidasi internal yang lebih kuat. Konsolidasi itu dinilai penting agar wartawan parlemen tetap mampu menjalankan perannya secara relevan dan kritis.

Ia juga memastikan pesan dari Ariawan akan menjadi rujukan moral bagi jajaran pengurus baru. “Rekomendasi dan wejangan dari Senior Ariawan akan menjadi panduan moral bagi seluruh jajaran pengurus baru dalam menjalankan roda organisasi ke depan,” bebernya.

Pemilihan tersebut menandai berakhirnya masa jabatan Ariawan sebagai Ketua KWP periode 2024–2026 dan dimulainya kepemimpinan Rafyq Panjaitan untuk periode baru.

Source link